Dewan Guru

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Program Simaan Tahfidz Se-Kabupaten Lumajang

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Belajar Sepanjang Hayat

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Wisuda Tahfidz Se-Jawa Timur

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Apel Hari Pahlawan

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Selasa, 26 April 2022

Meningkatkan Imtaq dengan Kegiatan Pondok Ramadhan di SMP Al-Khoiriyah Ranupakis

SMP Al-Khoiriyah Ranupakis mengadakan kegiatan pondok ramadhan yang dilaksanakan selama 2 hari. Pada hari Kamis tanggal 21 April 2022, siswa dan siswi SMP Al-Khoiriyah melaksanakan kegiatan pondok ramadhan yang pertama. Kegiatan pondok ramadhan ini dilaksanakan selama 3 jam 10 menit yang diisi dengan kegiatan yang sangat menarik. Kegiatan dimulai dengan sholat dhuha berjamaah yang dilanjutkan dengan istighosah dan tahlil. Pelaksanaan kegiatan pertama yang dilaksanakan oleh semua murid, guru, dan civitas akademik ini berjalan dengan khidmat. Setelah itu, dilanjutkan dengan penyampaian materi mengenai puasa dan zakat, yang disampaikan secara langsung oleh guru PABP yakni Haris Hidayatullah. Penyampaian materi dengan semangat yang berkobar menggelitik pendengar untuk ikut antusias dalam memahami materi, menjawab serta memberikan pertanyaan kepada Pak Haris. Peyampaian materi puasa dengan tujuan agar siswa dan siswi dapat lebih memahami mengenai pengertian, syarat-syarat wajib, dan hal-hal yang membatalkan puasa. Sementara itu, dalam materi zakat juga bertujuan agar siswa dan siswi memahami pengertian, syarat, ukuran, dan niat zakat. Sehingga, siswa dan siswi SMP Al-Khoiriyah tidak hanya memberi zakat saja, namun dapat mengetahui bagaimana takaran untuk zakat, syarat-syarat zakat, serta niat dalam melakukan zakat. Bapak Haris sebagai guru PABP sekaligus pemateri dalam kegiatan pondok ramadhan menyampaikan harapannya, “Saya ingin anak-anak sesudah mengetahui yang saya jelaskan, semoga menjadi manfaat bagi anak-anak didik”.

Sementara itu, pelaksanaan kegiatan pondok ramadhan yang kedua terlaksana pada hari Senin tanggal 25 April 2022. Kegiatan yang pertama dilakukan yaitu tadarus bersama yang dimulai sejak pukul 12.00 hingga 13.00 WIB. Setelah itu dilanjut dengan penyampaian materi mengenai Idulfitri yang disampaikan oleh Zainal Arifin, S.H. sebagai kepala sekolah di SMP Al-Khoiriyah. Materi yang disampaikan bertujuan untuk mempersiapkan diri untuk menyambut hari Idulfitri. Penyampaian materi dengan durasi waktu 1 jam 15 menit, dilanjutkan dengan pelaksanaan sholat ashar berjamaah. Kegiatan penyaluran zakat fitrah yang dilaksanakan oleh seluruh murid dipandu langsung oleh Pak Haris dengan melafalkan niat zakat terlebih dahulu. Setelah selesainya penyaluran zakat, dilanjutkan dengan masak bersama untuk persiapan buka puasa. Sembari menunggu waktu buka puasa, kita bebersih badan dan menata makanan dan minuman untuk buka bersama. Buka bersama berasa sangat nikmat dengan masakan yang dimasak bersama-sama dan makan bebarengan. Kegiatan pondok ramadhan dilanjutkan sampai sholat taraweh dan witir bersama. Semoga dengan berlangsungnya kegiatan pondok ramadhan di SMP Al-Khoiriyah Ranupakis dapat meningkatkan pengetahuan serta iman dan taqwa baik bagi murid, guru, maupun civitas akademik lainnya.

Kamis, 21 April 2022

Kartini, Gadis 13 Tahun yang Membuat Sang Mahaguru Menangis

Seorang gadis berumur 13 tahun mengaji al-Qur’an dengan seorang Kyai yang sungguh terkenal dengan ke-alimannya yaitu Kyai Sholeh Darat as-Samarani, yang juga dikenal sebagai guru 2 ulama besar Nusantara yaitu KH. Ahmad Dahlan pendiri Muhammadiyah dan Hadratussyaikh KH. Hasyim Asy’ari pendiri Nahdlotul Ulama. Sementara gadis kecil itu akrab dipanggil Raden Ajeng Kartini, seorang anak Bupati Jepara, R.M. Adipati Ario Sasroningrat.


Sebagai anak seorang Bupati, tentulah ia adalah seorang keluarga ningrat. Suatu hari ia mempertanyakan tentang siapa dirinya ke sang ayah, lalu ayahnya menjawab bahwa ia adalah seorang Raden Ayu, sebutan gelar untuk anak perempuan raja atau pejabat di masa feodalisme Jawa. 

Dalam bukunya berjudul ‘Panggil Aku Kartini Saja’, Pramoedya Ananta Toer menceritakan bahwa ayah Kartini, Raden Mas Adipati Ario adalah sosok yang sangat demokratis. Ia adalah seorang di antara empat Bupati seluruh Jawa yang mendapatkan Pendidikan Eropa pada waktu itu. Tak heran jika Raden Mas Adipati Ario juga menyekolahkan semua anak-anak putranya sampai ke Eropa.

Baca Juga : Biografi singkat RA. Kartini

Namun cengkeraman feodalisme Jawa memang masih sangat kuat, hingga hanya anak-anak laki-lakinya yang disekolahkan sampai pendidikan tinggi di Eropa. Sedangkan untuk anak-anak perempuannya, hanya bisa mencukupkan sampai tamat H.B.S – sekolah tertinggi yang ada di Hindia Belanda (Indonesia) waktu itu. 

Betapapun memohonnya Kartini pada sang Ayah untuk bisa melanjutkan Pendidikan di Eropa, tetaplah sang Ayah tidak memperbolehkannya, ia juga melarang disertai tetesan air mata. Cengkraman feodalisme Jawa, nilai-nilai budaya itu harus dipatuhi oleh Raden Mas Adipati Ario sebagai seorang pejabat, begitu mengenai latar belakang R.A Kartini ditulis oleh Pramoedya.


Kita mengenal Kartini dengan karyanya yaitu “Habis Gelap Terbitlah Terang”, bahwa ternyata judul itu diambil dari salah satu ayat dalam al-Qur’an “Minaddzulumati ilannur” yang tertulis dalam QS. al-Baqarah ayat 257. 

KH. Achmad Chalwani menceritakan tentang R.A Kartini sebagai seorang santri ulama mashur dari Jawa yaitu Kyai Sholeh Darat as-Samarani. Dilihat dari latar belakangnya, tak heran jika ia berguru kepada Kyai Sholeh Darat, ia adalah gadis yang sungguh cerdas dan begitu haus pengetahuan.


Di umur 13 tahun, Kartini mengaji al-Qur’an kepada Kyai Sholeh Darat, selain belajar membaca al-Qur’an terkadang Kyai Sholeh juga mengajari tafsir dengan Bahasa Jawa. Suatu ketika manakala Kartini diajari tafsir al-Qur’an dengan Bahasa Jawa, ia berdialog dengan Kyai Sholeh;

“Kyai, saya tadi diajari tafsir al-Qur’an memakai Bahasa Jawa, hati saya tentram, kyai. Tolong kyai, tafsirkan al-Qur’an seluruhnya ke dalam Bahasa Jawa agar dijadikan pegangan teman-teman saya putri-putri Jawa,” pintanya pada Kyai Sholeh Darat.

“Kartini, menafsirkan al-Qur’an itu tidak mudah, tidak semua orang diperbolehkan menafsirkan al-Qur’an. Orang diperbolehan menafsir al-Qur’an dengan syarat menguasai ilmu bantu tafsir yang lengkap,” jawab Kyai Sholeh Darat.Namun Kartini justru mengatakan pada gurunya, bahwa sang guru telah memiliki semua ilmu-ilmu itu, “Saya punya keyakinan bahwa semua ilmu sudah Kyai miliki,” ungkapnya pada Sang Guru.

Baca Juga : RA. Kartini Wafat diusia muda

Perkataan Kartini membuat Kyai Sholeh menundukkan kepala, beliau menangis mendengar penuturan salah satu santrinya yang begitu cerdas sebagai seorang gadis yang masih belia. Suatu hari akhirnya Kyai Sholeh memanggil R.A Kartini, “Kartini, doakan saja mudah-mudahan saya bisa menafsiri al-Qur’an 30 Juz,” kata Kyai Sholeh Darat kepadanya.


Setelah peristiwa itu, lalu dimulailah penafsiran al-Qur’an ke dalam Bahasa Jawa oleh Kyai Sholeh Darat. Ketika baru selesai 13 Juz, kemudian langsung dicetak pertama kalinya di Singapura dengan judul Faidur Rohman fii Tafsiri Ayatil Qur’an karya: Kyai Sholeh, usul: R.A Kartini.


Litbang Kementrian Agama menyatakan Tafsir Faidur Rohman Karya Kyai Sholeh Darat, usul: R.A Kartini adalah tafsir al-Qur’an pertama-tama di Asia Tenggara


Sebelum menutup penjelasannya KH. Achmad Chalwani, Pengasuh Pondok Pesantren An-Nawawi Berjan itu meminta kepada seluruh masyarakat Indonesia agar ketika merayakan Hari Kartini tidak hanya dengan acara seremonial saja, melainkan juga mencontoh keteladanannya dalam belajar, termasuk belajar al-Qur’an.


Kembali mengutip kata Pramoedya Ananta Toer, seorang maestro sastra Indonesia bahwa sudah terlalu lama bangsa ini hanya mengenal Kartini sebagai tokoh mitos, terus disebut-sebut di berbagai hari peringatan tanpa
mengenalnya, bahwa ia juga manusia biasa yang begitu haus dengan pengetahuan-pengetahuan dan seorang pendidik sejati. 

Selamat Hari Kartini!


Sumber Referensi: https://www.youtube.com/watch?v=nYpBPLVzw2E

https://tsaqafah.id/kartini-gadis-13-tahun-yang-membuat-sang-mahaguru-menangis/

Sabtu, 09 April 2022

Sejarah SMP Al-Khoiriyah Ranupakis

 A. Latar Belakang

Kualitas dan daya saing umat pada era global juga ditentukan oleh pendidikan berkualitas tinggi untuk generasi muda.   Program pendidikan berkualitas tinggi harus dirancang secara cermat dan didukung penerapan iptek pendidikan yang up-to-date, dengan tetap berlandaskan pada tuntunan agama Islam.

Saat ini, ada segmen khusus masyarakat di Kabupaten Lumajang Propinsi Jawa Timur dan sekitarnya yang mendambakan kehadiran sekolah baru, yang mampu mengemas dan menyajikan program pendidikan umum berciri Islam berkualitas tinggi yang berbasis iptek.   Lembaga pendidikan tersebut harus berupa organisasi modern yang didukung oleh perangkat brainware, software, hardware, dan organware yang kuat, dalam spirit perjuangan dan pengabdian kepada Allah Swt.

Sekolah Menengah Pertama Al - Khoiriyah (SMP Al - Khoiriyah ) Ranupakis Klakah, di bawah naungan Yayasan Pendidikan dan Sosial Al-Hikmah.  Sebagai organisasi modern milik umat, Yayasan Pendidikan dan Sosial Al-Hikmah  harus dikelola secara profesional dan didukung iptek, dengan mengedepankan upaya peningkatan   kinerja   (kualitas   produk   dan   pelayanan), kesehatan organisasi, serta transparansi dan akuntabilitas publik.




B. Maksud dan Tujuan

Secara garis besar, tujuan utama yang ingin dicapai Yayasan Pendidikan dan Sosial Al-Hikmah Ranupakis melalui SMP AL- KHOIRIYAH Ranupakis Klakah adalah:

1.Memberikan      kontribusi      signifikan      terhadap peningkatan  kualitas  SDM  dan  daya  saing  bangsa dalam menghadapi percaturan global yang semakin kompetitif;

2.Menyajikan layanan program pendidikan menengah  berciri  Islam  berkualitas  tinggi  yang  unik dan modern untuk menghasilkan SDM unggul berwawasan global yang memiliki martabat dan daya saing tinggi, sehingga mampu menjadi pelopor terwujudnya masyarakat madani;

3.Membangun     dan     mengembangkan     lembaga pendidikan berciri Islam yang unggul dan bermartabat, serta  sehat  dan  berkelanjutan  dengan  sistem  tata kelola baik, amanah, jujur, adil, dan tegas sehingga dapat menjadi lembaga pendidikan teladan yang baik.


Baca Juga : Sejarah Ranupakis


C. Potensi Pendukung

Beberapa alternatif yang dapat kami kemukakan dengan didirikan dan dibukanya SMP Al Khoiriyah Ranupakis Klakah antara lain sebagai berikut :

1.Masih banyaknya lulusan SD/MI yang putus sekolah dan terancam putus sekolah karena faktor ekonomi dan SDM orang tua.

2.Pertumbuhan dan Perkembangan perekonomian yang demikian cepat telah banyak megantarkan kesuksesan pada keluarga kurang mampu menjadi mampu, sehingga dengan adanya peningkatan ekonomi yang signifikan keluarga mementingkan dan mengutamakan pendidikan anak yang bermutu, unggul dan mampu memberi bekal ilmu pengetahuan untuk hidup diduniadan akherat kelak.

3.Tidak adanya Sekolah Menengah Pertama yang telah memberikan pelayanan pendidikan yang kompleks dan lengkap dengan memadukan kurikulum pendidikan nasional (Kurikulum 2013) dengan kurikulum agama Islam (Tahfidz).

4.Adanya dukungan dari berbagai pihak, tokoh masyarakat, Pemerintah Desa, Lembaga Pendidikan SD/MI di wilayah sasaran, KPP Kecamatan Klakah, dan lain sebagainya terhadap untuk segera didirikan dan dibukanya SMP Al Khoiriyah Ranupakis Klakah. Kesemuanya tersebut merupakan aset daerah yang menentukan dan mendesak untuk segera diwujudkan.




D. Waktu dan Tempat

Pendirian dan pembukaan SMP AL- Khoiriyah Ranupakis Klakah dibawah naungan Yayasan Pendidikan dan Sosial Al- Khoiriyah Ranupakis ini beroperasi mulai Tahun Pelajaran 2018/2019. Pada tahun pertama SMP AL- Khoiriyah Ranupakis Klakah diharapkan mampu menampung satu kelas atau sejumlah tiga puluh dua siswa.

Baca Juga : Asal mula dinamakan Ranupakis


Pemberian materi pelajaran, pendidikan, pembiasaan dan pelatihan serta pengembangan bakat siswa dilaksanakan setiap hari selama satu minggu penuh sejak pagi sampai dengan siang/pulang dengan pendekatan agamis kepada peserta didik. Adapun tempat berlangsungnya kegiatan pembelajaran, pendidikan, pembiasaan dan pelatihan serta pengembangan bakat siswa bertempat di Gedung dan Areal Lokasi Milik Yayasan Pendidikan dan Sosial Al-Hikmah yang beralamat di Dusun Nangkaan RT 01 RW 03 Desa Ranupakis Kecamatan Klakah Kabupaten Lumajang Propinsi Jawa Timur Telp./HP : 085257288145.